Salah satu tipe kepribadian yang banyak diteliti adalah keterbukaan/ketertutupan pikiran kita terhadap segala sesuatu (Open/Close Minded). Dan keterbukaan terhadap segala sesuatu dari luar menandakan bahwa kita mampu untuk membuka diri kita terhadap apapun yang terkadang mengganggu keseimbangan kita. Amat sulit untuk bisa memahami prinsip-prinsip dari luar yang berbeda dengan apa yang menjadi dasar berpikir kita.
Open Mindedness juga menandakan tingkat toleransi dan fleksibilitas kita terhadap pemikiran-pemikiran lain. Seberapa jauh kita bersikap favorable terhadap apapun yang berbeda dengan kita. Tentunya banyak sekali keuntungan yang diperoleh dengan bersikap terbuka (open minded) terhadap dunia luar.
Mengikuti teman saya Arief Adiharsa yang menguji kepribadiannya dan menunjukkannya di blognya, dengan memakai tes yang ada di sini, saya sendiri berkeputusan untuk mencoba-coba personality test yang berisi tes tentang Open Minded. Saya sendiri belum banyak mengenal tes-tes kepribadian yang menguji tentang open-mindedness. Tes yang saya ikuti ini agak aneh karena berisi checklist yang mengajak kita untuk memberikan tanda pada deskripsi-deskripsi yang diberikan. Tidak ada penomoran, listing masalah, dan kategorisasi deskripsi, dan semuanya terbuka untuk diberi tanda. Setahu saya, checklist seperti ini lebih merujuk kepada tes-tes yang berisi problem checklist dimana kita diminta memberikan tanda pada masalah-masalah yang ada pada diri kita, dan bukan menjadi penanda akan tipe kepribadian kita.
Tes kepribadian dengan model pencil-and-paper-test memang mempunyai kelemahan terutama pada timbulnya fake (bad or good) dimana orang memberikan jawaban yang tidak jujur. Apalagi jika tes itu tidak dilengkapi dengan sarana untuk menguji kelayakan/kejujuran jawaban.
Dan hasilnya adalah :
| You Are 52% Open Minded |
![]() You are a very open minded person, but you’re also well grounded. Tolerant and flexible, you appreciate most lifestyles and viewpoints. But you also know where you stand firm, and you can draw that line. You’re open to considering every possibility – but in the end, you stand true to yourself. |
Tidak aneh
Bagi saya, keterbukaan pikiran adalah sesuatu yang HARUS dan WAJIB adanya. Tetapi keterbukaan itu tidak serta merta menggoyahkan prinsip-prinsip yang kita punyai. Memahami tidak harus dengan menyetujui.








Saya ikut nyoba ya mas… Hasilnya kok mirip ya?
@ Amd : namanya juga iseng-iseng tidak berhadiah.
Tes seperti ini memang hanya berupa fun, dan belum tentu sudah teruji validity dan reliability-nya, dll yg menjadi syarat sebuah personality test. Kalau mirip berarti kita sama dong : berpikiran terbuka.
Saya 60 persen!!
Lumayan terbuka juga pikiran saya..
Mungkin sama dengan risleting saya…
buuuhh… kok gw bisa 100% open minded…
hehe but its ok.. segala sifat ga ada yang sempurna..
bukan berarti 100% atau 0% atau 50% itu bagus juga kok
[...] Tes open-mindedness Rokeach inilah yang kemudian banyak dipakai oleh orang lain dalam menyusun tes-tes yang mengukur hal itu. Di dunia internet, kita juga bisa menemukan banyak tes-tes mirip tes Rokeach. Misalnya yang paling tenar dapat ditemukan di Blogthings. Ada juga di AllTheTest dan FunQuizCards. Silakan dicoba dan temukan hasilnya seperti yang pernah saya lakukan [disini]. [...]
I say yes to OPENMINDED ,.,,.,.
make it better to see everything wihn open your mind,.,