<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>f  e  r  t  o  b</title>
	<atom:link href="http://fertobhades.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fertobhades.wordpress.com</link>
	<description>exploring the boundaries of human capabilities</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2009 13:49:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fertobhades.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/96f57d989190e3b3cc579c464ffea22c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>f  e  r  t  o  b</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>I&#8217;m Sorry</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/08/27/im-sorry/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/08/27/im-sorry/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 13:49:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=618</guid>
		<description><![CDATA[I&#8217;m sorry&#8230;.
Lebih dari 2 bulan saya &#8220;lenyap&#8221; dari rimba perblogan di internet. Lebih dari 2 bulan itu saya tidak pernah mengisi dan meng-update blog ini dengan hal-hal baru. Dan lebih dari 2 bulan blog ini kosong tanpa penghuni.
Ternyata aktivitas kehidupan membuat aktivitas blogging menjadi terabaikan. Apalagi ditambah dengan persiapan untuk menjalani hidup baru.
Tapi dalam beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=618&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>I&#8217;m sorry&#8230;.</p>
<p>Lebih dari 2 bulan saya &#8220;lenyap&#8221; dari rimba perblogan di internet. Lebih dari 2 bulan itu saya tidak pernah mengisi dan meng-update blog ini dengan hal-hal baru. Dan lebih dari 2 bulan blog ini kosong tanpa penghuni.</p>
<p>Ternyata aktivitas kehidupan membuat aktivitas blogging menjadi terabaikan. Apalagi ditambah dengan persiapan untuk menjalani hidup baru.</p>
<p>Tapi dalam beberapa hari ke depan ada beberapa tulisan lagi yang &#8220;ringan-ringan&#8221; dan &#8220;santai-santai&#8221;. Saya menjaminnya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Apalagi saya tidak terlalu familiar dengan fesbuk yang sekarang tengah digandrungi orang. Blog masih lebih baik untuk katarsis diri dibandingkan fesbuk. Ini cuma opini pribadi.</p>
<p>Jadi, nantikan saja tanggal mainnya.</p>
Posted in Personal  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/618/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=618&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/08/27/im-sorry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengeluh</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/06/03/mengeluh/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/06/03/mengeluh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 13:18:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=598</guid>
		<description><![CDATA[Kita sudah terbiasa mengeluh. Jalanan macet, mengeluh. Hujan deras, mengeluh. Pekerjaan bertumpuk, mengeluh. Istri/suami/pacar rewel, mengeluh. Suara berisik, mengeluh. Pelayanan tidak memuaskan, mengeluh. Kena tilang polisi, mengeluh.
Mengeluh sepertinya sudah menjadi gaya hidup.   
Mengeluh itu manusiawi. Ketika sesuatu dirasakan telah mengecewakan kita, maka keluhan adalah salah satu cara melampiaskan kekecewaan itu. Saya sendiri juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=598&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kita sudah terbiasa mengeluh. Jalanan macet, mengeluh. Hujan deras, mengeluh. Pekerjaan bertumpuk, mengeluh. Istri/suami/pacar rewel, mengeluh. Suara berisik, mengeluh. Pelayanan tidak memuaskan, mengeluh. Kena tilang polisi, mengeluh.</p>
<p>Mengeluh sepertinya sudah menjadi gaya hidup. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Mengeluh itu manusiawi. Ketika sesuatu dirasakan telah mengecewakan kita, maka keluhan adalah salah satu cara melampiaskan kekecewaan itu. Saya sendiri juga pernah mengeluh ketika berhadapan dengan orang/situasi yang tidak sesuai dengan harapan saya.</p>
<p>Yang sangat sulit adalah bagaimana menghadapi keluhan, apalagi bagi mereka yang berhubungan dengan produk/jasa. Itulah mungkin yang menjadi alasan banyak perusahaan memiliki &#8220;seksi pencitraan&#8221;, sebut saja nama mereka misalnya <em>customer service, public relation, corporate social responsibility</em>, atau nama yang lain yang mirip dengan itu. </p>
<p>Saya pun begitu. Sebagai orang yang terlibat dalam menjual sesuatu kepada orang lain, saya sudah terbiasa dengan keluhan-keluhan dari orang yang merasa kecewa dari apa yang saya jual. Mulai dari yang sangat halus, sampai tidak terasa bahwa itu keluhan, sampai yang sangat kasar membentak-bentak dan membuat panas hati. </p>
<p>Lalu apakah saya perlu untuk meninju muka mereka yang mengeluh ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Say pun bisa berada pada pihak yang lain. Sebagai orang yang memakai produk/jasa tertentu, saya pernah mengeluh terhadap layanan produk/jasa yang saya gunakan. Entah sudah berapa kali PLN mendapat omelan saya ketika listrik tiba-tiba padam tanpa pemberitahuan, atau keluhan akibat lamanya mengurus surat-surat di kantor pemerintah.</p>
<p>Lalu apakah mereka perlu untuk meninju muka saya yang mengeluh ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p></br><br />
</br></p>
<div align="center">
<a href="http://ibuprita.suatuhari.com/" target="_blank"><img src="http://ibuprita.suatuhari.com/wp-content/uploads/2009/06/banner-prita-234x60.gif" /></a>
</div>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Anda boleh percaya boleh tidak, ketika membaca sebuah koran/surat kabar, ada 3 hal/topik yang saya baca terlebih dahulu : <strong>Headline, Olahraga, dan Surat Pembaca.</strong> </p>
<p>Surat pembaca menjadi prioritas utama karena kebanyakan berisi keluhan. Mulai dari keluhan sangat halus sampai yang cukup kasar. Mulai dari keluhan soal dasi yang robek di binatu terkenal sampai pembatalan penerbangan secara sepihak oleh <em>airlines</em> bersangkutan. Dari situ saya bisa belajar bahwa ternyata keluhan itu punya banyak manfaat jika mampu dikelola dengan baik. </p>
<p>Mengeluh dan keluhan tidak selalu berkonotasi negatif. Bagi orang yang terbiasa hantam dulu belajar belakangan, maka keluhan pasti selalu negatif. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Bagi yang mampu mengambil hikmah, bahkan dari kotoran sekalipun, keluhan adalah cambuk untuk meningkatkan <em>performance</em>.</p>
<p>Kesimpulan singkatnya : <em>bagi mereka yang langsung mengarahkan tinju pada keluhan tanpa belajar apa-apa dari situ, maka sudah sepatutnya belajar untuk mengambil emas dari tumpukan kotoran manusia dengan menggunakan tangannya sendiri.</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat berkeluh kesah dan ambillah hikmah.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
Posted in Blog, Current Affairs, Education, Personal  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/598/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=598&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/06/03/mengeluh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ibuprita.suatuhari.com/wp-content/uploads/2009/06/banner-prita-234x60.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Too Much Love Will Kill You</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/03/19/591/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/03/19/591/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 10:55:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film and Music]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Too Much Love Will Kill You


I&#8217;m just the pieces of the man I used to be
Too many bitter tears are raining down on me
I&#8217;m far away from home
And Ive been facing this alone
For much too long
I feel like no-one ever told the truth to me
About growing up and what a struggle it would be
In my [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=591&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p><strong>Too Much Love Will Kill You</strong></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>I&#8217;m just the pieces of the man I used to be<br />
Too many bitter tears are raining down on me<br />
I&#8217;m far away from home<br />
And Ive been facing this alone<br />
For much too long</p>
<p>I feel like no-one ever told the truth to me<br />
About growing up and what a struggle it would be<br />
In my tangled state of mind<br />
I&#8217;ve been looking back to find<br />
Where I went wrong</p>
<p>Too much love will kill you<br />
If you can&#8217;t make up your mind<br />
Torn between the lover<br />
And the love you leave behind<br />
You&#8217;re headed for disaster<br />
Cos&#8217; you never read the signs<br />
Too much love will kill you<br />
Every time</p>
<p>I&#8217;m just the shadow of the man I used to be<br />
And it seems like there&#8217;s no way out of this for me<br />
I used to bring you sunshine<br />
Now all I ever do is bring you down<br />
How would it be if you were standing in my shoes<br />
Cant you see that it&#8217;s impossible to choose<br />
No there&#8217;s no making sense of it<br />
Every way I go I&#8217;m bound to lose</p>
<p>Too much love will kill you<br />
Just as sure as none at all<br />
It&#8217;ll drain the power that&#8217;s in you<br />
Make you plead and scream and crawl<br />
And the pain will make you crazy<br />
You&#8217;re the victim of your crime<br />
Too much love will kill you<br />
Every time</p>
<p>Too much love will kill you<br />
It&#8217;ll make your life a lie<br />
Yes, too much love will kill you<br />
And you wont understand why<br />
You&#8217;d give your life, you&#8217;d sell your soul<br />
But here it comes again<br />
Too much love will kill you<br />
In the end&#8230;<br />
In the end.</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Salah satu lagu abadi bagi saya, tentu saja selain <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/09/12/214/">In The Arms of The Angel</a>-nya Sarah MacLachlan. </p>
<p>Banyak versi yang sudah saya dengar, tetapi saya lebih menyukai versi yang dinyanyikan oleh <a href="http://www.brianmay.com/">Brian May</a>, gitaris Queen, dengan permainan pianonya, khususnya ketika dia tampil di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Freddie_Mercury_Tribute_Concert">The Freddie Mercury Tribute Concert for AIDS Awareness</a>, April 1992.</p>
<p>Lagu ini memberikan berjuta makna bagi saya. Mungkin juga bagi anda.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><font size="1"><br />
ps :</p>
<p>mp3-nya silakan dicari sendiri di internet. saya tidak ingin dituduh jadi penyebar mp3. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
</font></p>
Posted in Film and Music, Personal  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/591/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=591&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/03/19/591/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Usul Iseng</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/03/13/usul-iseng/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/03/13/usul-iseng/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 14:09:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Politics]]></category>
		<category><![CDATA[affirmative action]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[parpol]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=587</guid>
		<description><![CDATA[
tulisan ini hanya usul iseng








Dari dulu saya selalu membenci sesuatu yang bernama diskriminasi. Apapun itu, apapun bentuknya, dan apapun alasannya. Hampir di semua bidang kehidupan, saya membenci diskriminasi.
Ketika menjelang Pemilu 2009, pemerintah mengeluarkan peraturan yang mengharuskan kuota 30% bagi perempuan dari daftar caleg tetap, saya kembali mengerutkan kening. Hal itu bagi saya adalah sebuah diskriminasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=587&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><ul>
<li>tulisan ini hanya usul iseng</li>
</ul>
</blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Dari dulu saya selalu membenci sesuatu yang bernama diskriminasi. Apapun itu, apapun bentuknya, dan apapun alasannya. Hampir di semua bidang kehidupan, saya membenci diskriminasi.</p>
<p>Ketika menjelang Pemilu 2009, pemerintah mengeluarkan peraturan yang mengharuskan kuota 30% bagi perempuan dari daftar caleg tetap, saya kembali mengerutkan kening. Hal itu bagi saya adalah sebuah diskriminasi dalam bentuk yang diperhalus. </p>
<p>Saya akhirnya mengerti bahwa kebijakan-kebijakan <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Affirmative_action">affirmative action</a></em> masih dibutuhkan di negara ini. Salah satunya adalah masih adanya &#8220;<em>ketimpangan gender</em>&#8221; dalam wilayah perpolitikan yang sebagian besar masih didominasi kaum laki-laki. Solusinya adalah dengan &#8220;memaksa&#8221; perempuan untuk tampil di wilayah politik praktis, dan &#8220;memaksa&#8221; partai-partai untuk mengakomodasi keterlibatan perempuan dalam bentuk yang lebih konkrit, yaitu kuota.</p>
<p><span id="more-587"></span></p>
<p>Sebenarnya itu juga adalah diskriminasi tetapi sering disebut diskriminasi positif. Contoh paling nyata lainnya adalah keberpihakan pemerintah Malaysia pada &#8220;kaum bumi putera&#8221; agar mereka mampu bersaing dengan &#8220;kaum-kaum lainnya&#8221;.</p>
<p>Alasan utama dibalik diskriminasi positif model <em>affirmative action</em> adalah ketika start awal yang tidak sama dan seimbang untuk bersaing secara sehat dalam peta politik, khususnya politik di Indonesia. Sehingga perlu dibuat kebijakan agar &#8220;start&#8221;-nya menjadi sama dengan mendorong perempuan agar tampil.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p align="center">*****************</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Beberapa hari yang lalu ketika saya membaca koran lokal, saya menemukan sebuah artikel yang cukup membuat saya tergagap-gagap. Ini dia :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><img src="http://fertobhades.files.wordpress.com/2009/03/kursi_legislatif_for_blog.jpg?w=500&#038;h=389" alt="kursi_legislatif_for_blog" title="kursi_legislatif_for_blog" width="500" height="389" class="alignnone size-full wp-image-588" /></p>
<p align="center">Papua Barat Pos &#8211; 11/03/2009</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Saya memahami kegelisahan orang-orang asli Papua dalam hal ini. Betul-betul memahami karena saya sendiri lahir dan besar di Papua, dan sekarang mencari makan di Papua, meskipun saya tidak tertarik untuk memiliki kekuasaan di sini. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Saya lebih merasa sebagai orang Papua daripada orang Batak atau yang lain.</p>
<p>Tetapi tulisan itu &#8220;bermain&#8221; di wilayah yang lain. Saya melihat ada beberapa point disini :</p>
<ul>
<li>Dikotomi Pendatang-Penduduk Asli. Dikotomi ini, jika dibakar di kalangan akar rumput, justru makin menebalkan keterpisahan antara penduduk yang bermukim di wilayah Papua. Sepertinya ada segregasi, ada perlakuan berbeda, dan ada diskriminasi. Itulah yang saya tidak pernah setuju.</li>
<li>&#8220;Ancaman&#8221; terhadap NKRI jika kursi legislatif buat orang Papua asli tidak sampai terjadi. Ada beberapa artikel lain yang melemparkan wacana yang sama, dan sama-sama berisi &#8220;ancaman&#8221; memisahkan diri dari NKRI. Suatu hal yang sangat absurd, menurut saya.</li>
</ul>
<p>Point-point diatas [dan masih banyak lagi] tentu saja membuat kening saya berkerut. </p>
<p>Alasan yang sering dikemukakan oleh beberapa tokoh itu adalah <a href="http://www.theceli.com/dokumen/produk/2001/21-2001.htm">UU No. 21 Tahun 2001</a> tentang Otonomi Khusus bagi Papua. Tapi UU ini tidak secara eksplisit mengatakan bahwa Kursi Legislatif di DPRD setempat <strong>HARUS</strong> semua orang Papua Asli. Tidak ada satu pasal pun yang mengatakan demikian.</p>
<p>Yang ada hanyalah pasal &#8220;memprioritaskan&#8221; yang ada di Pasal 28 ayat (3) yang berbunyi &#8220;Rekrutmen politik oleh partai politik di Provinsi Papua dilakukan dengan memprioritaskan masyarakat asli Papua&#8221;. Sementara seberapa besar prioritas itu, apakah 5%, atau 90% tidak mendapatkan penegasan. Tidak ada peraturan tertulis yang bersifat &#8220;memaksa dan mengikat&#8221; agar prioritas itu dipedulikan.</p>
<p>Jika itu menjadi kepedulian dan keprihatinan mereka yang meragukan suksesnya Otsus yang sedang berjalan di Papua, maka pertanyaan saya yang lebih penting lagi adalah : <em>Mengapa mereka hanya berjuang lewat wacana yang kebanyakan hanyalah usaha memanas-manaskan suasana ? Mengapa mereka tidak mengusahakannya dalam bentuk yang lebih konkrit lagi dalam bentuk kebijakan khusus untuk daerah Papua ? Mengapa harus pakai ancam-mengancam ?</em> </p>
<p>Saya ambil contoh beberapa daerah yang mendapat status Khusus/Istimewa yang juga mendapat <em>privilege</em> dalam hal politik. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) mendapat kebijakan khusus dalam hal politik praktis, misalnya dengan pembentukan Partai Politik Lokal yang bisa ikut Pemilu. Atau DI Yogyakarta yang mendapat kebijakan dalam hal memilih kepala daerah-nya.</p>
<p>Mengapa Papua tidak &#8220;mendapatkan&#8221; itu ?</p>
<p>Yang harus diperjuangkan bagi mereka yang peduli dengan Papua bukanlah sekedar berteriak-teriak agar orang Non-Papua harus tahu diri, atau membesar-besarkan dikotomi Pendatang-Papua Asli, dan lain sebagainya yang tidak perlu. Yang harus diperjuangkan adalah membuat kebijakan yang nyata agar Orang Papua Asli mendapatkan keterwakilan yang representatif di kursi legislatif, dan bukan hanya sekedar menjadi penonton di rumah sendiri.</p>
<p>Salah satu caranya adalah dengan memasukkan kebijakan <em>affirmative action</em> bagi penduduk asli Papua untuk duduk di kursi legislatif. <strong>Misalnya dengan &#8220;memaksakan&#8221; Parpol yang ada di Papua agar memasukkan minimal 60% dari Daftar Calon Tetap (DCT) harus orang Papua Asli.</strong> Kebijakan ini bisa diusulkan kepada pemerintah pusat jauh-jauh hari sebelum Pemilu itu dilakukan. </p>
<p>Kebijakan <em>affirmative action</em> biasanya diterapkan bagi kelompok-kelompok tertentu yang &#8220;marjinal&#8221; dan yang agak tertinggal dari kelompok yang lain. Kelompok etnis tertentu bisa menjadi pertimbangan untuk pengambilan kebijakan itu, dan Papua seharusnya, menurut saya, juga bisa mendapatkan hal itu.</p>
<p>Jadi, kebijakan <em>affirmative actio</em>n dengan memberikan kuota yang lebih besar bagi Orang Papua Asli di pentas politik praktis adalah hal yang layak diperjuangkan. Bukan sekedar berteriak-teriak di media yang hanya memanas-manaskan suasana.</p>
<p>Saya sendiri sangat peduli pada Papua. Dan apa yang saya tulis ini hanyalah wujud kepedulian saya pada Papua. Semoga &#8220;tokoh-tokoh&#8221; itu lebih bijak dalam bertindak.</p>
Posted in Education, Personal, Politics Tagged: affirmative action, papua, parpol, pemilu, politik <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/587/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=587&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/03/13/usul-iseng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fertobhades.files.wordpress.com/2009/03/kursi_legislatif_for_blog.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kursi_legislatif_for_blog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dongeng Tukang Kebun dan Argumen Kontra Sartre</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/03/09/dongeng-tukang-kebun-dan-argumen-kontra-sartre/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/03/09/dongeng-tukang-kebun-dan-argumen-kontra-sartre/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 14:21:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Literature]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Philosophy]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[logic]]></category>
		<category><![CDATA[anselmus]]></category>
		<category><![CDATA[atheis]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[skeptis]]></category>
		<category><![CDATA[theis]]></category>
		<category><![CDATA[tukang kebun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=577</guid>
		<description><![CDATA[
tulisan yang memusingkan








Belakangan ini, nafsu saya untuk menulis benar-benar berada pada titik terendah. Entah kenapa. Tulisan-tulisan yang dihasilkan juga tak lebih dari uneg-uneg belaka, dan tanpa kemampuan mengeksplorasi lebih jauh.
Saya jadi teringat &#8220;motivasi&#8221; yang diberikan seorang teman dahulu kala :



Kalau kamu merasa malas atau tidak mampu melakukan sesuatu, maka obat mujarabnya cuma 1 hal : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=577&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><ul>
<li>tulisan yang memusingkan</li>
</ul>
</blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Belakangan ini, nafsu saya untuk menulis benar-benar berada pada titik terendah. Entah kenapa. Tulisan-tulisan yang dihasilkan juga tak lebih dari uneg-uneg belaka, dan tanpa kemampuan mengeksplorasi lebih jauh.</p>
<p>Saya jadi teringat &#8220;motivasi&#8221; yang diberikan seorang teman dahulu kala :</p>
<p><span id="more-577"></span></p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p>Kalau kamu merasa malas atau tidak mampu melakukan sesuatu, maka obat mujarabnya cuma 1 hal : <strong>PAKSA</strong>.</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Saya tidak tahu apakah &#8220;motivasi&#8221; tadi yang membuat saya menuliskan tulisan ini. Tapi yang jelas, tulisan yang terdiri dari 2 bagian ini adalah jenis tulisan yang membuat kening berkerut dan mengakibatkan usia sel-sel otak anda semakin singkat. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font size="3" color="blue">A. TUKANG KEBUN DAN SKEPTISISME</strong></font></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Ketika saya menjelaskan tentang skeptisisme dan varian-variannya di tulisan saya <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2008/11/29/masygul-vol-4-sains-dan-agama-2/">sebelumnya</a>, saya memberikan contoh tukang kebun dan karyawan dalam Skeptisisme Terbatas model <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Antony_Flew">Anthony Flew</a>. Contoh karyawan saya jabarkan tetapi contoh tukang kebun tidak saya jelaskan.</p>
<p>Dan seorang <a href="http://agenmossad.wordpress.com/">agenmossad</a> yang sedang menyamar di Papua mengajukan pertanyaan di kolom <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2008/11/29/masygul-vol-4-sains-dan-agama-2/#comment-14178">komentar</a> :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p>Contoh tukang kebunnya mana, bang? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Ternyata si <a href="http://agenmossad.wordpress.com/">agenmossad</a> <strike>bercita-cita jadi tukang kebun</strike> penasaran dengan dongeng isapan jempol Flew tentang tukang kebun. Untuk memuaskan keingintahuannya maka bagian pertama ini adalah dongeng si tukang kebun yang skeptis.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote>
<p align="center"><strong><font color="red">Dongeng Tukang Kebun</font></strong></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Alkisah, konon di sebuah negeri antah berantah, hiduplah 2 penjelajah alam yang senang menjelajah hutan rimba belantara.</p>
<p>Pada suatu hari, kedua penjelajah ini menemukan sebuah taman yang terawat rapi di sebuah hutan belantara perawan yang sepertinya belum pernah dikunjungi orang. Di dalam taman itu terdapat banyak bunga dan rumput.</p>
<p>Penjelajah pertama mengatakan bahwa pasti ada seorang tukang kebun yang memelihara dan merawat taman tersebut. Sementara penjelajah yang lain menolaknya.</p>
<p>Mereka akhirnya melakukan tugas jaga bergantian, namun tidak terjadi apapun. Penjelajah pertama tetap yakin dengan pendiriannya tentang si tukang kebun, namun ia berpendapat bahwa si tukang kebun itu pasti kasat mata. </p>
<p>Kedua penjelajah itu membangun pagar kawat berduri yang dialiri listrik dan melepaskan anjing-anjing penjaga untuk berpatroli. Namun kawat itu tidak pernah bergoyang dan anjingnya tidak pernah menggonggong.</p>
<p>Penjelajah pertama tetap yakin akan adanya tukang kebun. Menurutnya, si tukang kebun ini tidak kasat mata, tidak dapat diraba, dan tidak dapat tersengat aliran listrik. Ia tidak berbau, tidak bersuara, dan tidak bisa diinderai, tetapi ia mengasihi dan merawat taman itu.</p>
<p>Penjelajah kedua putus asa menghadapi kawannya. Akhirnya dia cuma bisa bilang : <em>tape deeh&#8230;. </em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />
</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Kalimat yang terakhir adalah tambahan saya sendiri. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  Tapi anda bisa melihat argumen skeptisisme Flew dalam contoh di atas dengan sangat jelas. Argumen Flew bahwa kepercayaan terhadap Tuhan itu dimulai dari &#8220;<em>hipotesis yang kuat yang menghilangkan seribu syara</em>t&#8221;. Dengan kata lain, hipotesis itu cocok untuk segala situasi, segala kondisi, dan segala-galanya.</p>
<p>Nah, apakah anda sudah puas dengan dongeng ini, <a href="http://agenmossad.wordpress.com/">agenmossad</a> ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font size="3" color="blue">B. ARGUMEN KONTRA SARTRE</font></strong></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Tulisan saya sebelumnya yang sempat menaikkan temperatur otak saya dan juga menuai komentar bejibun yang salah satunya berbicara tentang traffic<strike>king</strike> adalah <strong><a href="http://fertobhades.wordpress.com/2008/12/06/apakah-allah-ada-sebuah-logika-selingan/">Apakah Allah Ada? : Sebuah Logika Selingan</a></strong>.</p>
<p>Saya hanya ingin mengajukan sebuah kontra-argumen dari <strong>Argumen Kemustahilan Jika Suatu Wujud Disebabkan Oleh Dirinya Sendiri</strong> yang disponsori oleh <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jean-Paul_Sartre">Jean-Paul Sartre</a>. </p>
<p>Secara singkat argumennya dapat diringkas sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Jika Allah tidak disebabkan oleh sesuatu yang lain; dan</li>
<li>Jika segala sesuatu mempunyai penyebab</li>
<li>Maka, Allah pasti menyebabkan keberadaan-Nya sendiri</li>
<li>Tetapi mustahil ada Wujud yang menyebabkan eksistensi dirinya sendiri.</li>
</ol>
<p><a href="http://tehsore.wordpress.com/"><strong>Tehsor</strong>e</a> dalam sebuah komentarnya, mencoba menyanggah argumen itu meskipun dia merendah dengan mengatakan kalau logikanya sendiri jadi ngawur. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2008/12/06/apakah-allah-ada-sebuah-logika-selingan/#comment-14424">Ini dia</a> :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p>Cuma untuk logika Sartre yg pertama, sanggahannya mungkin justru menyambung ke omnipotensi.. </p>
<p>Bisa saja disanggah dengan pernyataan bahwa Allah menciptakan eksistensinya sendiri karena beliau mampu. Beliau mampu melakukan apa saja sampai yang tidak mungkin seperti tadi.</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Kontra-argumen diatas menekankan pada sifat omnipoten Allah yang melampaui hukum sebab-akibat termasuk sebab dan akibat dari eksistensiNya sendiri. </p>
<p>Saya sendiri melihat argumen Sartre diatas merupakan sebuah dilema;  ketika Allah berada pada dua posisi sekaligus pada saat yang sama yaitu sebagai sebab dan sebagai akibat. Sementara hukum sebab-akibat adalah &#8220;<em>sebuah harga mati</em>&#8221; dalam berlogika.</p>
<p>Tanggapan saya sendiri cukup singkat. Pendapat ini mewakili keyakinan kebanyakan penganut teis tentang hubungan hukum sebab-akibat dan eksistensi Allah.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p><strong><em>Pertama</em></strong>, Allah bukanlah Wujud yang disebabkan oleh diri-Nya sendiri. Dia adalah Wujud yang TIDAK disebabkan. Mustahil ada Wujud yang disebabkan oleh diri-Nya sendiri, tetapi tidak mustahil ada Wujud yang tanpa penyebab.</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Argumen pertama ini punya kelemahan. Karena jelas-jelas melanggar hukum sebab-akibat. Tetapi argumen pertama ini berkaitan dengan argumen kedua.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p><strong><em>Kedua</em></strong>, penganut teisme tidak berpendapat bahwa segala sesuatu ada penyebabnya, tetapi bahwa hal-hal yang <em>tidak pasti</em> ada penyebabnya. Suatu Wujud Pasti tidak memerlukan penyebab karena dia ada oleh karena hakikat-Nya sendiri.</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Argumen kedua menjelaskan segalanya. Argumen ini berimplikasi bahwa :</p>
<ol>
<li>Segala sesuatu mengikuti hukum sebab akibat dikarenakan merupakan wujud yang tidak pasti.</li>
<li>Allah bukanlah sebuah wujud tidak pasti tetapi merupakan sebuah Wujud Pasti.</li>
<li>Hakikat dari Wujud Pasti adalah ADA.</li>
</ol>
<p>Syarat terjadinya kondisi itu adalah adanya perbedaan antara hakikat Allah dan segala-sesuatu-yang-lain. Allah adalah Wujud Pasti yang hakikatnya adalah ADA, sehingga melampaui hukum sebab-akibat dalam konteks eksistensi diriNya sendiri. Sementara yang lain adalah wujud tidak pasti yang selalu tunduk pada hukum tersebut.</p>
<p><font size="1"><br />
*lihat tulisan lama saya yang berjudul &#8220;<a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/09/24/antara-ada-dan-tiada/">antara ada dan tiada</a>&#8220;*<br />
</font></p>
<p>Kelemahan dari argumen ini adalah adanya suatu penegasan tentang Wujud Pasti yang mempunyai beberapa kelemahan juga. Argumen <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Anselm_of_Canterbury">Anselmus</a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Charles_Hartshorne">Hartshorne</a> tentang Wujud Pasti dapat dilihat di tulisan <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2008/12/06/apakah-allah-ada-sebuah-logika-selingan/">Apakah Allah Ada? : Sebuah Logika Selingan</a> di bagian 1.2.b.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p align="center">*********</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Itu saja bagian memusingkan dari dongeng tukang-kebun ala Flew dan dongeng eksistensi ala Sartre. Saya yakin tulisan ini memusingkan, tetapi anggaplah sebagai dongeng belaka. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan moga-moga setelah postingan ini, tulisan-tulisan berikutnya semakin berat-berat. </p>
Posted in Literature, logic, Personal, Philosophy, Religion Tagged: anselmus, atheis, dongeng filsafat, skeptis, theis, tukang kebun <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/577/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=577&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/03/09/dongeng-tukang-kebun-dan-argumen-kontra-sartre/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya Menolaknya, Kawan&#8230;!!</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/02/21/saya-menolaknya-kawan/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/02/21/saya-menolaknya-kawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 10:20:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=571</guid>
		<description><![CDATA[
tulisan ini cuma curhat










Entah mengapa saya tertarik membicarakan soal politik praktis. Mungkin karena Pemilu sudah semakin dekat dan, bagi saya, Pemilu adalah salah satu cara mengubah nasib bangsa ini.
Terus terang, saya tersentil dengan &#8220;tuduhan tak termaafkan&#8221; yang dilontarkan oleh Manusia Super [disini] yang kira-kira berbunyi :



Tapi saya melihat ada indikasi promosi calon mertu di sini… [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=571&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><ul>
<li>tulisan ini cuma curhat</li>
</ul>
</blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Entah mengapa saya tertarik membicarakan soal politik praktis. Mungkin karena Pemilu sudah semakin dekat dan, bagi saya, Pemilu adalah salah satu cara mengubah nasib bangsa ini.</p>
<p>Terus terang, saya tersentil dengan &#8220;<em>tuduhan tak termaafkan</em>&#8221; yang dilontarkan oleh <strong><a href="http://manusiasuper.com/">Manusia Super</a></strong> [<a href="http://fertobhades.wordpress.com/2009/02/06/asal-bukan-s/#comment-14524">disini</a>] yang kira-kira berbunyi :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><span id="more-571"></span></p>
<blockquote><p>Tapi saya melihat ada indikasi promosi calon mertu di sini… Salah satu upaya mengambil hati??? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Itu adalah tuduhan yang sangat keji, brutal, bersifat karakter asinan, dan mencemarkan nama baik. Saya mengultimatum yang bersangkutan supaya menuliskan permintaan maaf di blognya selama 1 bulan. Jika tidak maka saya akan melaporkan kepada yang tidak berwajib.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Kembali ke topik. Apa yang diindikasikan oleh <a href="http://manusiasuper.com/">ManSup</a> di <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2009/02/06/asal-bukan-s/">tulisan saya sebelumnya</a>, sebenarnya justru berkebalikan. Saya tidak pernah menjadi promotor, tim sukses, atau tim kampanye dari beliau yang menjadi <em>camer</em> saya. Tidak pernah dan tak akan pernah. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bukan hanya itu saja. Saya juga pernah ditawari untuk terlibat dalam partai politik dimana sang <em>camer</em> terlibat (<em>to the point</em> saja : <strong><a href="http://www.demokrat.or.id/">Partai Demokrat</a></strong>). Saya tidak tahu apa alasan sebenarnya dibalik penawaran itu. Tetapi sewaktu penawaran itu diajukan, alasan yang dipakai adalah melihat <em>ability</em> saya dalam psikologi, khususnya psikologi massa. </p>
<p>Saya menolaknya, bukan karena tidak mampu, tetapi karena beberapa alasan yang nanti akan saya jelaskan di bawah. Sang pacar sendiri kelihatannya mendukung keterlibatan saya, tetapi ketertarikan saya adalah sama dia dan bukan sama partai politik bapaknya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ada beberapa alasan sehingga saya menolak tawaran untuk terlibat dalam politik praktis khususnya partai politik.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<ul>
<li>Saya tidak ingin dikatakan aji mumpung dalam kasus ini. Mumpung <em>camer</em>-nya caleg dari parpol maka menjadi alasan pembenar untuk terlibat disitu. Bagi saya, parpol seharusnya tidAk menganut filosofi AMPI (anak, mertua, pacar, istri) <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  dimana nepotisme, koncoisme, familiisme, dan kroniisme berurat berakar didalamnya, tanpa mempunyai kemampuan apa-apa.</li>
<p></br><br />
</br></p>
<li>Saya tidak tertarik dengan kekuasaan. Bagi saya kekuasaan itu adalah kelemahan saya. Kekuasaan membuat seseorang mudah menjadi lupa daratan dan lupa dimana dia berada. Terlalu banyak godaannya, terlalu banyak intriknya, dan terlalu banyak &#8220;lobi kanan-kirinya&#8221;. Saya lebih cocok dipercaya menjadi guru/dosen daripada dipercaya memiliki kekuasaan.
<p>Seperti yang dikatakan Dumbledore pada Harry Potter di buku ke-7 :</p>
<blockquote><p>“Would I?” asked Dumbledore heavily. “I am not so sure. I had proven, as a very young man, that power was my weakness and my temptation. It is a curious thing, Harry, but perhaps those who are best suited to power are those who have never sought it. Those who, like you, have leadership thrust upon them, and take up the mantle because they must, and find to their own surprise that they wear it well.</p>
<p>“I was safer at Hogwarts. I think I was a good teacher—”</p></blockquote>
<p>Yeah, you&#8217;ve got the point, Dumbledore&#8230;.!! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </li>
<p></br><br />
</br></p>
<li>Saya tidak ingin kekritisan dan ke-vokal-an saya dalam mengkritik menjadi penghalang bagi diri saya sendiri ketika terlibat dalam parpol. Tentunya saya menyadari bahwa terlibat dalam parpol membuat saya tidak bisa lagi mengkritik dengan tajam kebijakan-kebijakan yang diambil parpol tersebut. Mulut saya akan disumbat, tulisan pena saya akan terhalang, dan otak saya akan dibatasi.
<p>Dan itu bukan saya sama sekali.</li>
</ul>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Saya justru sangat salut dengan mereka yang ketika disodori kekuasaan, tidak menjadikan kekuasaan itu sebagai sarana pemuasan keinginan pribadi. Sementara konon katanya &#8220;kekuasaan itu dekat dengan korupsi&#8221;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi, marilah mensukseskan Pemilu 2009 dengan cara apapun yang anda pilih. Saya sendiri sudah <em>eneg</em> melihat ratusan bahkan ribuan bendera, spanduk, pamflet, dan stiker yang bertebaran di Kota Sorong yang benar-benar merusak pemandangan karena diletakkan secara sembarangan. Semuanya dengan senyum yang memukau dan mohon dukungannya. </p>
<p>Yah, semoga anda tidak &#8220;lupa daratan&#8221; dan &#8220;merusak pemandangan&#8221; ketika kekuasaan itu anda miliki.</p>
Posted in Current Affairs, Personal, Politics  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/571/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/571/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/571/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/571/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/571/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/571/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/571/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/571/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/571/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/571/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=571&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/02/21/saya-menolaknya-kawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asal Bukan &#8220;S&#8221;</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/02/06/asal-bukan-s/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/02/06/asal-bukan-s/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 13:41:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=565</guid>
		<description><![CDATA[
tulisan iseng
terinspirasi dari suhu politik yang makin panas
terinspirasi dari camer yang jadi caleg yang satu partai dengan &#8220;S&#8221; sekarang. terimakasih sudah mengijinkan anakmu dipacari orang &#8220;brengsek&#8221; seperti saya.  
sepertinya ini satir, tapi kalau tidak ya mohon dimaafken  









Dulu, ketika &#8220;S&#8221; masih berkuasa di negeri angan-angan, dengan programnya yang terstruktur dan sistematis yang bernama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=565&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><ul>
<li>tulisan iseng</li>
<li>terinspirasi dari suhu politik yang makin panas</li>
<li>terinspirasi dari <em>camer</em> yang jadi caleg yang satu partai dengan &#8220;<font color="red"><strong>S</strong></font>&#8221; sekarang. terimakasih sudah mengijinkan anakmu dipacari orang &#8220;<em>brengsek</em>&#8221; seperti saya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </li>
<li>sepertinya ini <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/11/29/satir-yang-menyindir/">satir</a>, tapi kalau tidak ya mohon dimaaf<em>ken</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
</blockquote>
<p><span id="more-565"></span></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Dulu, ketika &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; masih berkuasa di negeri angan-angan, dengan programnya yang terstruktur dan sistematis yang bernama Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancaroba (P4), tidak ada satu orang pun yang berani mendeklarasikan moto &#8220;<em>asal bukan <font color="red"><strong>S</strong></font></em>&#8220;. Orang itu dipastikan akan menyesal telah dilahirkan di bumi Pancaroba yang katanya berkemanusiaan yang adil dan beradab ini.</p>
<p>Dulu, ketika &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; mulai melemah dan sakit-sakitan, serta kekuasaannya dan pengaruhnya tidak terlalu kuat lagi, mulai muncul suara-suara nyaring yang menyerukan gerakan yang katanya bernama &#8220;<em>reformasi</em>&#8220;, dan salah satu tujuan utamanya adalah <em>&#8220;asal bukan <strong><font color="red">S</font></strong>&#8220;</em>. Konon katanya ratusan nyawa melayang sia-sia ditangan aparat keparat karena mencoba melawan &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8220;. Walaupun lemah, &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; masih punya pengikut fanatik.</p>
<p>Dulu, ketika &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; mulai berada di pintu gerbang maut, massa terbelah antara mereka yang memaafkan dosa-dosa tak termaafkan &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; dengan mereka yang tetap menuntut &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; diadili. Sementara &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; dikelilingi oleh keluarganya dan mantan pejabat semasa ia berkuasa, sambil berharap seandainya tidak mendapat pengampunan di bumi maka mungkin ada pengampunan di akhirat.</p>
<p>Dulu, setelah &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; akhirnya mati, ada usul-usul dari mantan pengikut fanatiknya supaya &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; diabadikan sebagai nama jalan protokoler di kota besar di negeri angan-angan. Bahkan banyak juga yang mengusulkan agar &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; dianugerahi gelar pahlawan. Alasannya yang sering dipakai adalah &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; telah diberikan gelar &#8220;<em>Bapak Pembangunan</em>&#8220;. Sementara penghujat fanatiknya beranggapan &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; lebih layak dianugerahi &#8220;<em>Bapak Pembantaian</em>&#8220;.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p align="center">*********</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Tiba-tiba saya tersentak kaget. Bukan kaget karena ditembak cewek sebelah rumah. Bukan juga kaget karena <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/05/gempa-dalam-tidur/">gempa bumi 4 Januari</a> lalu.</p>
<p>Ternyata istilah &#8220;<em>asal bukan <strong><font color="red">S</font></strong></em>&#8221; kembali jadi populer.</p>
<p>Karena orang yang dipercaya rakyat menduduki tahta &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; yang telah lengser keprabon mengumandangkan lagu lama yang sama dengan pendahulunya. Sama-sama &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8220;, tentunya. </p>
<p>Tentu saja saya jadi khawatir. Saya tidak ingin dipukuli popor senapan aparat gara-gara berteriak &#8220;asal bukan <strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; di koran maupun di jalanan. Saya tidak ingin kesukaan saya membaca buku-buku &#8220;<em>kiri</em>&#8221; jadi terhalang gara-gara &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; yang bertahta sekarang sama dengan &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; yang berkuasa dulu. Saya juga tidak ingin ratusan bahkan ribuan nyawa melayang gara-gara berbeda ideologi dengan &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8220;.</p>
<p>Tapi untungnya nama saya bukan berawalan &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8220;. Bahkan seluruh huruf di nama lengkap saya tidak ada satupun mengandung huruf &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8220;. Mungkin gara-gara itu saya bukan pendukung fanatik &#8220;<strong><font color="red">S</font></strong>&#8220;, tapi saya juga bukan penghujat fanatiknya.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p align="center">*********</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Jadi, kalau ada yang bilang :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p><font color="blue"><strong>asal bukan <font color="red">S</font></strong></font></p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Maka pasti yang dimaksud bukanlah saya. Saya tidak akan pernah merasa. Tapi bisa saja ada orang yang terlalu sensitif yang menganggap &#8220;asal bukan <strong><font color="red">S</font></strong>&#8221; pasti menyangkut dirinya.</p>
<p>Andakah itu ?</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><font size="1"><br />
cat :</p>
<p>tapi jangan coba-coba bilang &#8220;asal bukan F&#8221; karena anda akan menyesal pernah menjadi bloger. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </font></p>
Posted in Current Affairs, History, Personal, Politics  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/565/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=565&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/02/06/asal-bukan-s/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ya Tuhan, Tidak Salah Pilihkah Kita ???</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/28/ya-tuhan-tidak-salah-pilihkah-kita/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/28/ya-tuhan-tidak-salah-pilihkah-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 14:02:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[16 Oktober 1978. Beberapa saat setelah terpilih sebagai paus dalam konklaf para kardinal yang diadakan menyusul meninggalnya Paus John Paul I, Carolus Cardinale Wojtyla, yang memakai nama Paus John Paul II, segera melangkah menuju balkon Basilika St. Petrus untuk memberikan pidato dan berkat untuk Urbi et Orbi yang pertama.
Seorang kardinal tua asal Italia yang berdiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=556&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><font color="blue">16 Oktober 1978</font></strong>. Beberapa saat setelah terpilih sebagai paus dalam <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Papal_conclave,_October_1978">konklaf</a> para <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cardinal_(Catholicism)">kardinal</a> yang diadakan menyusul meninggalnya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pope_John_Paul_I">Paus John Paul I</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Biography_of_Pope_John_Paul_II"><strong>Carolus Cardinale Wojtyla</strong></a>, yang memakai nama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pope_John_Paul_II">Paus John Paul II</a>, segera melangkah menuju balkon <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/St._Peter%27s_Basilica">Basilika St. Petrus</a> untuk memberikan pidato dan berkat untuk <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Urbi_et_Orbi">Urbi et Orbi</a></em> yang pertama.</p>
<p>Seorang kardinal tua asal Italia yang berdiri di samping balkon, setelah melihat penampilan Paus yang baru, dengan nada takjub sempat bergumam<sup><font color="red">(1)</font></sup> :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p><strong><font color="red">Ya Tuhan, tidak salah pilihkah kita ?</font></strong></p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p align="center">**************</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font color="blue">21 Januari 2009, dini hari</font></strong>. Setengah terkantuk-kantuk, saya sempat menonton pelantikan <a href="http://www.barackobama.com/index.php">Barack Hussein Obama</a> sebagai presiden Amerika Serikat yang ke-44. Melihat penampilan Obama, tanpa sadar, saya sempat bergumam :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p><a title="OMG"><strong><font color="red">omigod</a>, apa kalian nggak salah pilih ?</font></strong></p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p align="center">**************</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font color="blue">8 Juli 2009</font></strong>. Ketika anda sedang berada di bilik suara, dalam rangka Pemilu Presiden RI putaran pertama, sambil menimbang-nimbang siapa yang akan anda pilih, mungkin anda perlu bertanya sekali lagi&#8230; dan sekali lagi&#8230; :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p><strong><font color="red">tidak salah pilihkah saya ?</font></strong></p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Atau jangan-jangan anda <strike>belum cukup umur untuk memilih</strike> golput di pemilu nanti ?</p>
<p>Selamat hari kamis semuanya. Tulisan ini hanya sekedar tulisan setelah lebih dari 2 minggu kabur tak tentu rimbanya. </p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><font size="1"><br />
<u>catatan :</u></p>
<p><sup><font color="red">(1)</font></sup> : Anekdot-anekdot Segar Di Seputar Paus Yohanes Paulus II<br />
</font></p>
Posted in Personal  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/556/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=556&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/28/ya-tuhan-tidak-salah-pilihkah-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gempa Dalam Tidur (2)</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/07/gempa-dalam-tidur-2/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/07/gempa-dalam-tidur-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 14:13:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=549</guid>
		<description><![CDATA[Tadi saya sempat main-main ke blognya PakDe Rovicky untuk melihat artikel-artikel yang membahas Gempa Manokwari-Sorong yang terjadi pada 4 Januari 2009 dini hari. Saya juga pernah dulu mengetahui bahwa Kota Sorong dilalui oleh sesar/patahan yang sangat aktif sebagai akibat pertemuan 2 lempeng aktif yaitu lempeng Australia dan Pasifik. Patahan ini berbentuk garis dari Manokwari (sebelumnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=549&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tadi saya sempat main-main ke blognya <a href="http://rovicky.wordpress.com">PakDe Rovicky</a> untuk melihat artikel-artikel yang membahas Gempa Manokwari-Sorong yang terjadi pada 4 Januari 2009 dini hari. Saya juga pernah dulu mengetahui bahwa Kota Sorong dilalui oleh sesar/patahan yang sangat aktif sebagai akibat pertemuan 2 lempeng aktif yaitu lempeng Australia dan Pasifik. Patahan ini berbentuk garis dari Manokwari (sebelumnya dari punggung kepala burung) ke arah Sorong terus ke Maluku dan Sulawesi. </p>
<p>Ternyata saya bermukim di daerah yang sangat gampang &#8220;bergoyang-goyang&#8221;. Di Koran Kompas Selasa 6/1/2009 kemarin juga ditampilkan beberapa gempa yang terjadi di wilayah Indonesia Bagian Timur. Daerah Papua khususnya kepala burung dan perairan sekitarnya adalah salah satu daerah yang cukup sering terkena gempa.</p>
<p><span id="more-549"></span></p>
<p>Di tulisannya Pakde Rovicky, gempa kedua pada pukul 07.33 WIT berada di daratan yaitu daerah perbatasan antara Kab. Manokwari dan Kabupaten Sorong. Gempa itu cukup jauh, kurang lebih 170 kilometer dari Kota Sorong, sementara dari distrik-distrik di Kab. Sorong, pusat gempa itu hanya berjarak beberapa kilometer saja. Tepatnya, pusat gempa berada disekitar Pegunungan Arfak yang terbujur dari Utara ke Selatan di daerah Kepala Burung Papua.</p>
<p>Anda bisa melihat gambarnya <strong>[<a href="http://rovicky.files.wordpress.com/2009/01/sorong_2009.jpg">disini</a>]</strong></p>
<p><font size="1"><br />
*minta ijin ya PakDe* <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</font></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Sebagai penjelasan atas gambar tadi, di tengah-tengah Sorong-Manokwari adalah Pegunungan Arfak yang sekaligus batas antara Kab. Manokwari dan Kab. Sorong/Kab. Sorong Selatan.</p>
<p>Korban yang meninggal di Sorong (Kota dan Kabupaten) adalah sebanyak 3 orang. Semuanya berada di Distrik Abun, Kabupaten Sorong, yang berjarak kurang lebih 30-40 kilometer dari pusat gempa atau kurang lebih 130 kilometer dari Kota Sorong. Transportasi ke Distrik Abun, Kab. Sorong sangatlah susah. Perjalanan dengan mobil menempuh waktu lebih dari 1 hari.</p>
<p>Begitu juga di Manokwari. Kerusakan yang parah terjadi di distrik-distrik (setingkat kecamatan) yang berjarak puluhan kilometer dari Kota Manokwari ke arah pusat gempa (barat).  </p>
<p></br><br />
</br></p>
<p align="center">**********</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Di Sorong sendiri, bantuan sudah banyak berdatangan meskipun tidak sebesar di Manokwari. Di beberapa titik dibuka posko bantuan (termasuk juga posko Parpol) <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  sumbangan untuk korban gempa. </p>
<p>Saya sendiri punya beberapa foto korban gempa, terutama foto pengungsi dan beberapa rumah yang rusak di Kota Sorong. Tapi saya tidak tega untuk menampilkannya [karena saya berjanji pada beberapa orang korban untuk tidak mempubliasikannya] <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Anda bisa melihatnya di mana-mana. </p>
<p>Gedung-gedung perkantoran tidak terlalu mengalami kerusakan berarti. Sekolah-sekolah juga ada beberapa yang rusak dan sudah didata oleh Pemkot untuk menerima bantuan. RSUD-Pekerja Sele Be Solu sudah mulai pulih meskipun ada beberapa ruangan yang masih rusak seperti kaca-kaca di lantai 2. Juga beberapa pasien yang masih trauma dan tidak mau menempati kamar di lantai 2 rumah sakit itu.</p>
<p>Beberapa pengungsi di Kota Sorong yang takut terkena tsunami sudah banyak yang kembali ke rumahnya masing-masing. Situasi Kota Sorong tidak terlalu terpengaruh dengan gempa kemarin.</p>
Posted in Personal  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/549/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=549&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/07/gempa-dalam-tidur-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gempa Dalam Tidur</title>
		<link>http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/05/gempa-dalam-tidur/</link>
		<comments>http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/05/gempa-dalam-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 14:18:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>goldfriend</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fertobhades.wordpress.com/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[Minggu 4 Januari 2009 Pukul 04.40 WIT: Saya masih tertidur lelap. Saya yakin sedang bermimpi, meskipun lebih sering melupakannya. Dan yang saya yakini, mimpi itu bukan bergoyang-goyang laksana gempa.
Tiba-tiba bumi bergoyang. Segera melompat dari tempat tidur. Belum sadar dengan apa yang terjadi karena mata masih berat. Goyangannya makin keras dan akhirnya saya sadar apa yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=544&subd=fertobhades&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em><strong>Minggu 4 Januari 2009 Pukul 04.40 WIT</strong></em>: Saya masih tertidur lelap. Saya yakin sedang bermimpi, meskipun lebih sering melupakannya. Dan yang saya yakini, mimpi itu bukan bergoyang-goyang laksana gempa.</p>
<p>Tiba-tiba bumi bergoyang. Segera melompat dari tempat tidur. Belum sadar dengan apa yang terjadi karena mata masih berat. Goyangannya makin keras dan akhirnya saya sadar apa yang terjadi dan segera melompat dari tempat tidur. Berteriak dengan keras <em>GEMPA&#8230;!!</em> membangunkan orangtua saya. </p>
<p>Dalam hitungan detik listrik langsung padam. Gelap gulita makin menambah kepanikan. Kunci pintu segera dapat diraih dan langsung berlari keluar rumah. Kurang lebih 20 detik bumi serasa gonjang-ganjing. Terdengar suara benda pecah dari dalam rumah. Di luar rumah, tetangga banyak yang keluar dan lari ke jalan raya. Riuh-rendah, berteriak, hanya membawa diri. Betul-betul panik.</p>
<p>Sepuluh menit kemudian saya justru melanjutkan tidur saya yang terputus, sementara ortu masih di luar rumah. Rasa kantuk lebih besar daripada rasa takut. Melanjutkan mimpi yang biasanya selalu saya lupakan, melupakan piring pajangan yang jatuh berantakan di dapur.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><span id="more-544"></span></p>
<p><em><strong>Minggu 4 Januari 2009 Pukul 07.35 WIT</strong></em>: Saya masih tertidur lelap. Dan tiba-tiba tempat tidur saya bergoyang-goyang. Samar-samar saya mendengar suara teriakan keras dari luar kamar. Mimpi itu terputus lagi oleh goyangan yang keras. Saya terhuyung keluar dari kamar dengan mata berat. Setengah berlari keluar rumah dengan memakai celana pendek tanpa baju.</p>
<p>Di luar rumah, ortu dan tetangga masih berkumpul di jalan. Kurang lebih 15 detik bumi bergoyang tanpa musik. Kali ini lebih keras dari yang pertama. Saya mendengar perbincangan kalau tembok rumah tetangga retak. Tapi, 15 menit kemudian saya melanjutkan tidur lagi, tanpa rasa takut dan hanya rasa kantuk.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p align="center">************</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Siang harinya baru saya tahu bahwa Gempa Bumi dengan kekuatan yang cukup dahsyat (diatas 7 SR) telah melanda daerah kepala burung Papua. Pusatnya lebih dekat ke Manokwari, ibukota Provinsi Papua Barat, dibandingkan Sorong, kota yang saya diami. Anda bisa melihat beritanya di mana-mana</p>
<p>Rumah segera ramai dengan telepon dari kerabat yang menanyakan kabar gempa yang mereka dengar dari berita televisi. Saya segera mengambil motor dan berkeliling kota melihat akibat dari gempa tadi pagi. Tidak terlalu banyak kerusakan yang terlihat, malah seperti tidak ada akibat gempa. Salah seorang kerabat saya tertimpa kayu atap rumah dan kepalanya robek, tetapi rumahnya tidak apa-apa. Ada beberapa rumah yang retak-retak di beberapa kelurahan seperti di Remu Selatan, Klademak, dan Klasaman.</p>
<p>Yang paling mencolok adalah penduduk yang bermukim di tepi pantai yang segera mengungsi mencari tempat yang lebih tinggi. Mereka takut akan bahaya tsunami. <em>Press release</em> dari RRI setempat memang sempat mengatakan bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami, meskipun kemudian pengumuman itu dibatalkan beberapa jam kemudian.</p>
<p>Sampai sore bahkan malam mereka masih tidak berani kembali ke rumahnya, meskipun sudah diyakini pemkot setempat kalau gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. </p>
<p>Akibat gempa itu justru membuat Manokwari rusak parah. Beberapa hotel dan rumah penduduk ambruk. Bahkan tempat-tempat vital seperti bandara Rendani, rumah sakit, dan kantor gubernur juga rusak parah. Di kota Sorong, kerusakan yang terjadi tidak terlalu parah. Hanya beberapa rumah penduduk yang rusak. Tapi data itu belum termasuk daerah-daerah pedalaman seperti Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, dan Kabupaten Raja Ampat, karena keterbatasan penyampaian berita. Yang saya dengar bahwa di salah satu Distrik (Distrik Abun) di Kabupaten Sorong Selatan kerusakan yang terjadi sangat parah.</p>
<p>Sampai saat ini, dari berita RRI Sorong yang saya dengar, di kota Sorong sendiri terdapat 1 orang korban meninggal dan puluhan luka-luka. Data dari Kabupaten sekitar belum ada dan masih simpang siur, ditambah dengan berita dari TV Swasta Nasional yang berbeda satu sama lain.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p align="center">***********
<p></br><br />
</br></p>
<p>Dan sampai tadi saya masih menerima SMS dan telepon dari beberapa teman yang menanyakan kabar gempa di Sorong. Termasuk dari <a href="http://restlessangel.wordpress.com/">Mbak Meong</a> yang <strike>katanya suka mengeong</strike> menanyakan kabar. </p>
<p>Kabar saya baik-baik saja. Orang lain [khususnya di Manokwari] yang lebih membutuhkan bantuan karena mereka yang lebih menderita kerusakan terparah. Anehnya, berita gempa ini kurang mendapat respons dari blogger. Hanya beberapa blogger saja yang menuliskannya, misalnya saja <a href="http://ndorokakung.com/2009/01/05/misi-pecas-ndahe/">Ndoro Kakung</a> dan <a href="http://indoalert.wordpress.com/2009/01/04/laporan-perkembangan-gempa-manokwari-1/">IndoAlert</a>. Jika ada yang mau memberikan bantuan bisa melalui PMI setempat, atau lihat di Kontak Penting di <a href="http://indoalert.wordpress.com/2009/01/04/laporan-perkembangan-gempa-manokwari-1/">Blog IndoAlert</a>.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><font size="1"><br />
cat :</p>
<p>yang saya herankan, mengapa saya justru tidur lagi setelah gempa pertama dan kedua ?<br />
</font></p>
Posted in Personal  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fertobhades.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fertobhades.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fertobhades.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fertobhades.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fertobhades.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fertobhades.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fertobhades.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fertobhades.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fertobhades.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fertobhades.wordpress.com/544/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fertobhades.wordpress.com&blog=307763&post=544&subd=fertobhades&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fertobhades.wordpress.com/2009/01/05/gempa-dalam-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b925b01539dd727073fd1a3e1a53a5ee?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">goldfriend</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>