Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Personal’

Bukan Filosofi Nasi

Desember 1994

Waktu itu saya sedang liburan Natal & Tahun Baru dengan pulang kampung ke kota kelahiran saya, Sorong-Papua. Saya naik kapal KM Dobonsolo kelas ekonomi dari Pelabuhan Tanjung Priuk. Maklum masih mahasiswa dan belum mampu beli tiket pesawat yang saat itu masih mahal.

Sekedar catatan, KM Dobonsolo sempat nongol di video klip-nya Slank. Lagunya kalau nggak salah Ku Tak Bisa.

Di dek 2 kelas ekonomi, saya memilih tempat tidur di pojok dan di sebelah kiri saya masih ada 2 tempat tidur kosong. Di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, kapal berhenti untuk transit. Dan 2 bilik itu diisi oleh 2 orang bule (orang asing) cewek dan cowok. Karena bertetangga, saya akhirnya berkenalan dengan mereka.

bukan filsafat tentang nasi, lho…

Read Full Post »

*lagu Kiss Me GoodbyeAngela Aki terdengar di kejauhan*

*melihat Indeks*

*termenung*

*lihat BOTD*

*termenung lagi*

Ini adalah tulisan paling penting selama 15 bulan ngeblog di WordPress

sumpah bin suer, ini tulisan kagak bermutu….

Read Full Post »

Belakangan ini saya punya kegemaran yang sinkron satu dengan yang lain. Beberapa hari yang lalu saya sempat jalan-jalan ke Pasar Buku Palasari Bandung untuk mencari buku-buku “lama”. Ternyata pencarian saya tidak berhasil.

Tapi saya secara justru membeli beberapa buku dan ada 2 buku yang amat sangat mirip satu dengan yang lain.

perang itu kejam….

Read Full Post »

Selain penggemar musik jazz, suka menjahili pemikiran orang lain, dan terkadang sok [tau], saya juga punya kegemaran yang lain :

10 film yang jadi inspirasi….

Read Full Post »

Sebuah blog punya banyak kegunaan. Selain sebagai ajang untuk meluaskan pengetahuan dan wawasan, mencari teman dan kenalan, bahkan sebagai ajang untuk diskusi. Itulah yang membuat blog menjadi dinamis.

Apa yang membuat sebuah blog menjadi dinamis ? Jawabannya sederhana : adanya sisi interaktif dari sebuah blog. Itulah yang membedakan blog dengan situs-situs kebanyakan yang bersifat fixed dan tidak bisa saling berinteraksi. Interaksi dalam blog dilakukan dengan cara memberikan komentar pada kolom komentar.

Komentar menjadi sebuah “PEMBEDA” bagi blog. Tapi terkadang komentar menjadi lahan bagi beberapa pihak untuk menjalankan jurus terampuh di dunia persilatanperblogan yaitu :

iya, mengapa ad hominem ?

Read Full Post »

  • uh, tulisan ini ternyata panjang banget…
  • berbau agama
  • kritik terhadap agama
  • membosankan
  • penuh dengan opini non-adhominem

Mensponsori tulisan berbau religi yang katanya lagi tenar di blogsphere.

Dari dulu banyak orang yang mengatakan bahwa saya adalah seorang yang sinis terhadap agama (atau lebih tepatnya organized religion). Sebenarnya hal itu ada benarnya. Tetapi hal itu tidak menggambarkan diri saya yang sebenarnya.

sinis terhadap agama….

Read Full Post »

Invisible to Everyone

Apa enaknya menjadi seorang yang tidak kelihatan (invisible) ?

Yang membuat saya tertarik dengan invisibility adalah film Hollow Man. Film yang dibintangi oleh Kevin Bacon, Elizabeth Shue, dan Josh Brolin ini bercerita tentang percobaan sains yang mencoba membuat suatu obyek menjadi tidak kelihatan (invisible to everyone). Serum yang ditemukan dicobakan pada seekor gorilla dan berhasil. Bacon (Dr. Caine) akhirnya mencobakannya pada dirinya sendiri dan juga berhasil. Dari situlah konflik menjadi jelas.

Cerita lain yang berhubungan dengan invisibility adalah Harry Potter. Harry memiliki sebuah Invisibility Cloak yang diwariskan oleh ayahnya James Potter. Invisibility cloak ini banyak membantunya di hampir keseluruhan cerita dalam buku Harry Potter.

invisible to everyone…

Read Full Post »

Older Posts »